Cinta Kecil Ku
Minggu, 08 September 2013
Sabtu, 23 Februari 2013
Tips Cara Alami Menurunkan dan Mengatasi Panas/Demam
Assalamu alaikum teman-teman semua. Kali ini saya pengen berbagi
beberapa tips untuk mengatasi demam. karena temang syaa menagalami sakit demam yang lumayang parah saya coba berbagi tips kedapa teman yang lain.
CARA PERTAMA
1. Campuran irisan bawang merah dengan minyak kelapa.
2. Balur seluruh tubuh anak, kepala, dahi, leher, dada, punggung, tangan hingga telapak kakinya dengan campuran tadi.
CARA KEDUA (PAKAI SALAH SATU TIP DI BAWAH)
1. Campuran minyak tawon + irisan bawang merah, atau
2. Diberi perasan kunyit murni (tanpa air) + madu, atau
3. Campuran air asam jawa (asam jawa diremet pakai air hangat), atau
4. Minum jus mangga, atau
5. Sering-seringnya anak dibasuh/kompres dengan air suam-suam kuku, bahkan dimandikan juga boleh (dengan air hangat tentunya). Lalu dipakaikan baju tipis.
CARA KETIGA
Pelukan dan belaian ibu. Rangkulan yang erat sang ibu selain membuat anak merasa nyaman (apalagi diiringi lagu kesukaan anak), juga sedikit banyak dapat membuat panas anak akan tersalur ke badan ibu, sehingga bisa mengurangi suhu panas anak.
Nah, demikianlah beberapa tips untuk menurunkan panas . Semoga bermanfaat, jangan lupa Like dan Komentar yah guys ^_^. Assalamu alaikum..
CARA PERTAMA
1. Campuran irisan bawang merah dengan minyak kelapa.
2. Balur seluruh tubuh anak, kepala, dahi, leher, dada, punggung, tangan hingga telapak kakinya dengan campuran tadi.
CARA KEDUA (PAKAI SALAH SATU TIP DI BAWAH)
1. Campuran minyak tawon + irisan bawang merah, atau
2. Diberi perasan kunyit murni (tanpa air) + madu, atau
3. Campuran air asam jawa (asam jawa diremet pakai air hangat), atau
4. Minum jus mangga, atau
5. Sering-seringnya anak dibasuh/kompres dengan air suam-suam kuku, bahkan dimandikan juga boleh (dengan air hangat tentunya). Lalu dipakaikan baju tipis.
CARA KETIGA
Pelukan dan belaian ibu. Rangkulan yang erat sang ibu selain membuat anak merasa nyaman (apalagi diiringi lagu kesukaan anak), juga sedikit banyak dapat membuat panas anak akan tersalur ke badan ibu, sehingga bisa mengurangi suhu panas anak.
Nah, demikianlah beberapa tips untuk menurunkan panas . Semoga bermanfaat, jangan lupa Like dan Komentar yah guys ^_^. Assalamu alaikum..
Selasa, 11 Desember 2012
Keracunan Makanan
Oleh Dr Ananya Mandal, MD
Keracunan makanan adalah istilah yang diberikan kepada infeksi dengan bakteri, parasit, virus, atau racun dari kuman yang mempengaruhi manusia melalui terkontaminasi makanan atau air.
Organisme kausatif yang paling umum adalah Staphylococcus atau E. coli.
Hal ini umum di masyarakat, terutama fungsi sosial pada umumnya, restoran, sekolah kafetaria dll.
Keracunan makanan dicurigai jika minimal dua orang terpengaruh dan terkontaminasi makanan atau air diidentifikasi sebagai sumber infeksi. (1, 4)
Penanganan selama persiapan makanan rusak mungkin juga bertanggung jawab keracunan makanan. Sebagai contoh, tidak memadai tangan mencuci, tidak mencuci peralatan masak, tidak memadai refrigerasi susu dan produk lainnya. (1)
Orang-orang dengan kekebalan tertindas, orang-orang dengan penyakit ginjal atau diabetes atau orang-orang yang bepergian ke luar negeri di mana mereka dihadapkan pada kuman juga rentan.
Ibu hamil dan menyusui harus ekstra hati-hati tentang menghindari keracunan makanan. (1, 2, 3)
Scombroid keracunan terjadi karena besar pelepasan histamin kimia dari ikan ketika itu dimakan.
Hal ini dapat mengakibatkan reaksi alergi parah dengan pembengkakan wajah, gatal-gatal, sesak nafas dan kesulitan menelan. Hal ini dapat mengakibatkan kematian akibat tersedak. (2)
Masalah dimulai dalam waktu 2-6 jam makan makanan tercemar atau air. Ini mungkin panjang atau pendek tergantung pada penyebab keracunan makanan. (1, 2, 5)
Beberapa pasien namun mungkin perlu antibiotik untuk terapi.
Pencegahan keracunan makanan adalah kunci dan dapat dicapai dengan mempertahankan tangan bersih, memasak permukaan, mencuci dan memasak makanan secara menyeluruh. Minum hanya disaring air juga membantu. (1-7)
Berikut adalah beberapa cara terbaik mencegah keracunan makanan:
1. Kenali gejala-gejala keracunan seperti kepala pusing, perut mual, badan menjadi dingin dan lemas. Biasanya gejala ini muncul beberapa saat setelah kita makan atau minum sesuatu.
2. Segera minum susu kental atau minum air putih sebanyak-banyaknya. Air kelapa muda telah terbukti memiliki khasiat sebagai penawar dan pengurai zat racun.
3. Jika ingin muntah segera muntahkan keluar, namun jika tidak beristirahatlah saja sampai kondisi membaik.
4. Jika ternyata kondisi masih tidak berubah dalam beberapa jam dan menunjukkan gejala-gejala yang lebih parah semisal kejang-kejang, sebaiknya segera ditangani oleh ahli medis. Jangan lupa membawa serta contoh makanan beracun ataupun mengingat makanan yang telah dimakan untuk mempermudah diagnosa dokter.
Tak jauh berbeda namun lebih lengkap Budi Sutomo S.Pd dalam tulisan blognya yang berjudul AWAS, BAHAYA RACUN DALAM BAHAN PANGAN memberikan saran berikut ini :
Keracunan makanan adalah istilah yang diberikan kepada infeksi dengan bakteri, parasit, virus, atau racun dari kuman yang mempengaruhi manusia melalui terkontaminasi makanan atau air.
Organisme kausatif yang paling umum adalah Staphylococcus atau E. coli.
Yang keracunan makanan mempengaruhi?
Keracunan makanan dapat mempengaruhi individu atau sekelompok orang-orang yang telah mengambil makanan tercemar yang sama.Hal ini umum di masyarakat, terutama fungsi sosial pada umumnya, restoran, sekolah kafetaria dll.
Keracunan makanan dicurigai jika minimal dua orang terpengaruh dan terkontaminasi makanan atau air diidentifikasi sebagai sumber infeksi. (1, 4)
Apa makanan sering menyebabkan keracunan makanan?
Makanan umum yang dapat membawa kuman termasuk manja daging atau unggas, terkontaminasi air, makanan yang mengandung mayones, daging mentah atau matang, telur, ikan dan kerang dan sebagainya.Penanganan selama persiapan makanan rusak mungkin juga bertanggung jawab keracunan makanan. Sebagai contoh, tidak memadai tangan mencuci, tidak mencuci peralatan masak, tidak memadai refrigerasi susu dan produk lainnya. (1)
Kuman yang menyebabkan keracunan makanan?
Kuman yang menyebabkan keracunan makanan mungkin termasuk Campylobacter enteritis, kolera, E. coli enteritis, Staphylococcus aureus, Shigella, Listeria dll.Siapa paling rentan terhadap keracunan makanan?
Bayi dan orang tua adalah rentan terhadap keracunan makanan.Orang-orang dengan kekebalan tertindas, orang-orang dengan penyakit ginjal atau diabetes atau orang-orang yang bepergian ke luar negeri di mana mereka dihadapkan pada kuman juga rentan.
Ibu hamil dan menyusui harus ekstra hati-hati tentang menghindari keracunan makanan. (1, 2, 3)
Kimia racun dalam makanan
Kadang-kadang keracunan makanan melibatkan kimia racun yang diproduksi dalam makanan tertentu yang tidak semestinya disimpan atau di bawah dimasak.Scombroid keracunan terjadi karena besar pelepasan histamin kimia dari ikan ketika itu dimakan.
Hal ini dapat mengakibatkan reaksi alergi parah dengan pembengkakan wajah, gatal-gatal, sesak nafas dan kesulitan menelan. Hal ini dapat mengakibatkan kematian akibat tersedak. (2)
Gejala umum keracunan makanan
Keracunan makanan biasanya bermanifestasi sebagai rasa sakit di perut dengan kram, diare, mual, muntah, kelemahan, demam dengan menggigil dan tremor, sakit kepala dll.Masalah dimulai dalam waktu 2-6 jam makan makanan tercemar atau air. Ini mungkin panjang atau pendek tergantung pada penyebab keracunan makanan. (1, 2, 5)
Perawatan makanan keracunan
Perawatan melibatkan menjaga pasien yang terhidrasi dengan banyak cairan dan air. Dalam kebanyakan kasus, kondisi menyelesaikan dengan sendirinya.Beberapa pasien namun mungkin perlu antibiotik untuk terapi.
Pencegahan keracunan makanan adalah kunci dan dapat dicapai dengan mempertahankan tangan bersih, memasak permukaan, mencuci dan memasak makanan secara menyeluruh. Minum hanya disaring air juga membantu. (1-7)
Berikut adalah beberapa cara terbaik mencegah keracunan makanan:
- Selalu mencuci tangan Anda dengan air hangat dan sabun sebelum menyiapkan makanan.
- Pastikan dapur dan peralatan masak bersih.
- Gunakan talenan dan peralatan masak untuk makanan mentah dan dimasak secara terpisah.
- Cuci buah dan sayuran dengan air sebelum dimakan.
- Pencairan makanan sepenuhnya sebelum dimasak.
- Jauhkan hewan peliharaan anda dari makanan.
- Pastikan makanan yang dimasak dengan matang sebelum makan. Daging seharusnya tidak memiliki bintik merah muda.
- Hindari kontak antara makanan mentah dan masak. Simpan daging mentah, unggas dan ikan di bagian atas lemari es dan makanan yang dimasak di bawah lemari es.
- Simpan semua makanan yang mudah basi pada suhu 5 ° C atau kurang.
- Simpan makanan kaleng di tempat yang bersih, kering dan sejuk.
- Buang makanan yang sudah basi atau memiliki jamur di atasnya.
- Selalu periksa tulisan “best before” yang tertera pada kemasan makanan sebelum memakannya.
1. Kenali gejala-gejala keracunan seperti kepala pusing, perut mual, badan menjadi dingin dan lemas. Biasanya gejala ini muncul beberapa saat setelah kita makan atau minum sesuatu.
2. Segera minum susu kental atau minum air putih sebanyak-banyaknya. Air kelapa muda telah terbukti memiliki khasiat sebagai penawar dan pengurai zat racun.
3. Jika ingin muntah segera muntahkan keluar, namun jika tidak beristirahatlah saja sampai kondisi membaik.
4. Jika ternyata kondisi masih tidak berubah dalam beberapa jam dan menunjukkan gejala-gejala yang lebih parah semisal kejang-kejang, sebaiknya segera ditangani oleh ahli medis. Jangan lupa membawa serta contoh makanan beracun ataupun mengingat makanan yang telah dimakan untuk mempermudah diagnosa dokter.
Tak jauh berbeda namun lebih lengkap Budi Sutomo S.Pd dalam tulisan blognya yang berjudul AWAS, BAHAYA RACUN DALAM BAHAN PANGAN memberikan saran berikut ini :
Pertolongan Pertama Pada Keracunan Makanan
§ Untuk mengurangi kekuatan racun, berikan air putih sebanyak-banyaknya atau diberi susu yang telah dicampur dengan telur mentah.
§ Agar perut terbebas dari racun, berikan norit dengan dosis 3-4 tablet selama 3 kali berturut-turut dalam setiap jamnya.
§ Air santan kental dan air kelapa hijau yang di campur 1 sendok makan garam dapat menjadi alternatif jika norit tidak tersedia.
§ Jika penderita dalam kondisi sadar, usahakan agar muntah. Lakukan dengan cara memasukan jari pada kerongkongan leher dan posisi badan lebih tinggi dari kepala untuk memudahkan kontraksi.
§ Apabila penderita dalam keadaan pingsan, bawa segera ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Selasa, 27 November 2012
Akibat Benturan Kepala
ANDA pernah mengalami benturan kepala? Jika pernah, jangan anggap
remeh. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui perihal benturan kepala.
Apalagi kepala merupakan bagian tubuh yang sangat rawan karena di dalam
tulang tengkorak kepala tersimpan aset kehidupan yang sangat penting,
yaitu otak dan sistem saraf pusat lain.
Benturan pada kepala dari cukup ringan hingga lebih berat potensial menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Cedera kepala adalah penyebab kematian utama dari kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan pengendara motor yang tidak memakai helm.
Pada kecelakaan lalu lintas atau trauma fisik lainnya, benturan yang relatif keras pada kepala dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti retak dan patah tulang tengkorak, pendarahan dalam tengkorak, dan tidak jarang berbuntut pada koma serta efek benturan kepala yang lebih ringan yang dapat menimbulkan benjol (hematoma). Benturan kepala juga sering terjadi gegar otak (commotion serebri).
Benturan kepala rentan menyebabkan terjadinya gegar otak. Gejala gegar otak sendiri jika tidak ditangani baik, bisa menimbulkan komplikasi yang lebih parah. Salah satunya penyakit epilepsi.
Namun tidak semua benturan yang mengenai kepala bisa menyebabkan gegar otak. Itu karena otak dilindungi tengkorak yang kokoh ditambah selaput otak sendiri. Karena itu tidak semua benturan langsung bisa menyebabkan terjadi gegar otak itu sendiri. Begitu kata dr Hengky Indradjaja kemarin.
Dalam istilah medis, benturan kepala disebut trauma capitis. Benturan yang keras bisa menyebabkan gegar otak. Dalam bahasa awam, gegar otak adalah bergeraknya jaringan otak dalam tengkorak. “Hanya bergerak saja,” ujarnya.
Meski hanya bergerak, gegar otak bisa membuat cedera dalam otak seperti pendarahan dan pembengkakan dalam jaringan otak. “Tergantung berat-ringan cedera,” ujarnya.
Untuk memastikan, bisa dilihat dari gejalanya. Jika terjadi gegar otak, biasanya gejala yang muncul adalah pusing, kesadaran menurun, muntah berkali-kali, hingga pingsan. “Makanya jika terjadi gejala ini sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk memastikan gegar otak atau tidak. Pastikan juga derajat gegar otak yang dialami,” jelasnya.
Namun tidak semua gejala muncul saat benturan terjadi. Bisa saja gejala muncul beberapa waktu kemudian. Itu disebut lucid interval. Terkadang ada yang mengalami gejala setelah beberapa jam atau sehari kemudian. “Makanya kadang-kadang ada yang meninggal kemudian. Waktu jatuh tidak ada masalah. Rupanya terjadi pendarahan di otak,” ujarnya.(nid/adi)
Periksa Dokter, Bila Perlu Segera Operasi
BILA Anda mengalami benturan keras di kepala, sebaiknya cepat periksa ke dokter. Dari tekanan darah dan denyut nadi, bisa dilihat apakah ada kelainan di dalam otak. Jika ada kelainan, kata Hengky, “Baru untuk memastikannya dilakukan CT scan.”
Lalu apa saja dampak gegar otak itu? Jika gegar otak ringan biasanya dalam beberapa hari bisa kembali normal. Gegar otak ringan tidak sampai menyebabkan terjadinya pendarahan di dalam jaringan otak. “Memang ada gangguan memori, tapi sementara. Beberapa hari biasanya akan kembali normal,” ujarnya.
Namun pada gegar otak berat yang menimbulkan pendarahan, harus segera dioperasi untuk menghilangkannya. Jika pendarahan menutupi semua otak, orang tersebut bisa meninggal dunia. Kalaupun hidup, menimbulkan kecacatan. Selain itu, meski sembuh, luka parut dalam jaringan otak tetap menimbulkan kecacatan pada otak. “Komplikasi paling sering akibat luka di jaringan otak ini adalah epilepsi.”
Benturan pada kepala dari cukup ringan hingga lebih berat potensial menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Cedera kepala adalah penyebab kematian utama dari kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan pengendara motor yang tidak memakai helm.
Pada kecelakaan lalu lintas atau trauma fisik lainnya, benturan yang relatif keras pada kepala dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti retak dan patah tulang tengkorak, pendarahan dalam tengkorak, dan tidak jarang berbuntut pada koma serta efek benturan kepala yang lebih ringan yang dapat menimbulkan benjol (hematoma). Benturan kepala juga sering terjadi gegar otak (commotion serebri).
Benturan kepala rentan menyebabkan terjadinya gegar otak. Gejala gegar otak sendiri jika tidak ditangani baik, bisa menimbulkan komplikasi yang lebih parah. Salah satunya penyakit epilepsi.
Namun tidak semua benturan yang mengenai kepala bisa menyebabkan gegar otak. Itu karena otak dilindungi tengkorak yang kokoh ditambah selaput otak sendiri. Karena itu tidak semua benturan langsung bisa menyebabkan terjadi gegar otak itu sendiri. Begitu kata dr Hengky Indradjaja kemarin.
Dalam istilah medis, benturan kepala disebut trauma capitis. Benturan yang keras bisa menyebabkan gegar otak. Dalam bahasa awam, gegar otak adalah bergeraknya jaringan otak dalam tengkorak. “Hanya bergerak saja,” ujarnya.
Meski hanya bergerak, gegar otak bisa membuat cedera dalam otak seperti pendarahan dan pembengkakan dalam jaringan otak. “Tergantung berat-ringan cedera,” ujarnya.
Untuk memastikan, bisa dilihat dari gejalanya. Jika terjadi gegar otak, biasanya gejala yang muncul adalah pusing, kesadaran menurun, muntah berkali-kali, hingga pingsan. “Makanya jika terjadi gejala ini sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk memastikan gegar otak atau tidak. Pastikan juga derajat gegar otak yang dialami,” jelasnya.
Namun tidak semua gejala muncul saat benturan terjadi. Bisa saja gejala muncul beberapa waktu kemudian. Itu disebut lucid interval. Terkadang ada yang mengalami gejala setelah beberapa jam atau sehari kemudian. “Makanya kadang-kadang ada yang meninggal kemudian. Waktu jatuh tidak ada masalah. Rupanya terjadi pendarahan di otak,” ujarnya.(nid/adi)
Periksa Dokter, Bila Perlu Segera Operasi
BILA Anda mengalami benturan keras di kepala, sebaiknya cepat periksa ke dokter. Dari tekanan darah dan denyut nadi, bisa dilihat apakah ada kelainan di dalam otak. Jika ada kelainan, kata Hengky, “Baru untuk memastikannya dilakukan CT scan.”
Lalu apa saja dampak gegar otak itu? Jika gegar otak ringan biasanya dalam beberapa hari bisa kembali normal. Gegar otak ringan tidak sampai menyebabkan terjadinya pendarahan di dalam jaringan otak. “Memang ada gangguan memori, tapi sementara. Beberapa hari biasanya akan kembali normal,” ujarnya.
Namun pada gegar otak berat yang menimbulkan pendarahan, harus segera dioperasi untuk menghilangkannya. Jika pendarahan menutupi semua otak, orang tersebut bisa meninggal dunia. Kalaupun hidup, menimbulkan kecacatan. Selain itu, meski sembuh, luka parut dalam jaringan otak tetap menimbulkan kecacatan pada otak. “Komplikasi paling sering akibat luka di jaringan otak ini adalah epilepsi.”
Langganan:
Komentar (Atom)

